kita kembali lagi dalam pembahasan menjadi seorang pengusaha muslim kali ini saya akan membahasa sedikit tentang "BUATLAH KONDISI KEPEPET"...
Ada yang mampu menghasilkan uang 20 juta sehari? mungkin banyak orang yang menjawab tidak mampu. Munkin termasuk juga anda,Hehehe....
Akan tetapi, bayangkan jika kondisinya seperti ini, anda dihadapkan pada kenyataan bahwa salah seorang anggota keluarga anda harus dirawat dirumah sakit dan membutuhkan biaya 40 juta rupiah untuk perawatannya. Kemudian, pihak rumah sakit meminta deposit 20 juta rupiah kepada anda. Kira-kira apa yang akan anda katakan? saya tidak mampu atau saya harus mampu? pasti jawabannya saya harus mampu. Betul, kan?
Ya, seringkali orang harus disadarkan bahwa dirinya memiliki potensi yang besar lewat kondisi kepepet. Dalam kondisi kepepet, seseorang akan dipaksa mengeluarkan seluruh energi yang dimiliki untuk menyelesaikan masalah.
"Layaknya seseorang yang dikejar oleh harimau. dalam kondisi normal, ia tidak mampu lari lebih kencang daripada harimau".
Apalagi kalau kita dalam kondisi kepepet dikejar-kejar harimau, sudah pasti akan berusaha lari sekencang-kencangnya untuk menyelamatkan diri.
Sama halnya dengan peristiwa kebakaran. Dalam kondisi normal, orang tidak akan berani loncat dari lantai 3. akan tetapi, dalam kondisi kebakaran, setiap orang yang sedang terjebak ditengah kobaran api, mesti berani loncat dari lantai 3. Mengapa? karena ia dalam kondisi kepepet, dan nyawanya terancam. Maka, apapun akan dia lakukan demi menyelamatkan nyawanya meski harus meloncat dari lantai 3.
Dengan demikian, kondisi kepepet bisa dijadikan sebagai alat bantu untuk melecut keberanian kita dalam memulai bisnis usaha. Tetapi, perlu dicatat, kita tidak harus mengalami secara nyata kondisi kepepet untuk menumbuhkan keberanian memulai usaha. Lantas gimana caranya? ya, Anda bayangkan sesering mungkin kondisi kepepet. Misalnya, bayangkan jika anda dipecat dari pekerjaan. Bayangkan jika anda tidak mampu membiayai sekolah anak anda.
Bukankah tidak ada pekerjaan yang 100% aman dari pemecatan? jangankan karyawan biasa, jajaran direksi saja bisa dipecat. Bukankah ketika ada akusisi perusahaan, maka biasanya yang pertama kali diganti adalah jajaran direksinya?
Sebaliknya, jika punya usaha sendiri, tentu saja kita aman dari pemecatan. Lha wong, usaha milik sendiri. Ya, boss-nya kita sendiri. Intinya, lebih baik jadi raja meski kecil daripada besarjadi kuli. Setujuuuu?...
RUMUS KONDISI KEPEPET:
- Bayangkan kondisi kepepet.
- Bayangkan tidak ada pilihan lain selain maju.
cukup bagus..
ReplyDeletebagus tipsnya menarik untuk saya bisa praktikan
ReplyDelete